Kiprah Haji Embay Nahkoda PB Math’laul Anwar 2021-2026

0
KH Embay Mulya Syarief

TIRTAYASA.ID, SERANG – Karier KH Embay Mulya Syarief dibilang moncer. Pria kelahiran Pandeglang 4 Maret 1952 dikenal tokoh inklusif. Sikap kritis tetapi tetap mengayomi. Ketokohannya mendapat julukan sebagai Jawara Putih di bumi Banten.

Sebutan Jawara Putih melekat pada Haji Embay, karena kerap menyatakan keberatannya terhadap tindak tanduk dari Haji Chasan dalam melebarkan sayap bisnis dan dukungan politiknya. Haji Embay pun mengakui kalau tindakannya yang berseberangan dengan Haji Chasan telah mengakibatkan adanya ancaman pembunuhan terhadap dirinya. 

Bahkan penolakannya dalam ikut serta berbagai proyek pemerintahan yang diinisiasi Haji Chasan membuktikan kalau ia tidak ingin memanfaatkan hubungan kedekatan tersebut. Secara eksplisit Haji Embay selalu menyampaikan keresahannya dalam politik uang yang dilakukan oleh politisi dalam mendapatkan kursi di DPRD. 

Sedangkan bebeberapa catatan aktivitas organisasi sebelum didaulat menjadi Ketua Umum PB Math’laul Anwar periode 2021-2026, Haji Embay menjabat sebagai Ketua Bidang Ekonomi PB Mathla’ul Anwar dan segudang pengalaman organisasi. Diantaranya, Ketua Panitia Persiapan Penerapan Syariat Islam Indonesia Banten (P3SIB).

Kemudian, Sekjen Majelis Musyawarah Masyarakat Banten (M3B), Ketua GP Farmasi Provinsi Baten, Ketua Kadin Kabupaten Serang, Komandan Gerakan Anti Komunisme, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Serang, dan Ketua MUI bidang pengembangan serta  Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kabupaten Serang.

Kiprah di politik, Haji Embay kerap kali selalu berada di tengah-tengah para kontestasi. Kalau pun mendukung, ia kerap kali berada di belakang layar. Namun, di tahun 2017, Embay akhirnya muncul ke publik dan maju mendampingi Rano Karno dalam Pemilihan Gubernur Banten. (*)