Menu

Mode Gelap
Restu Prabowo untuk Andra-Dimyati di Pilgub Banten Ketua Harian DPP Gerindra Unggah Pasangan Andra-Dimyati untuk Pilgub Banten  KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia

Kesehatan · 30 Mei 2024 09:02 WIB ·

3M-Plus Cara Efektif Cegah Demam Berdarah 


 3M-Plus Cara Efektif Cegah Demam Berdarah  Perbesar

TIRTAYASA.ID – Penyebab kasus demam berdarah dengue atau DBD karena perilaku hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan.

DBD salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kematian dan dapat terjadi karena lingkungan yang kurang bersih.

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah merebaknya wabah DBD. Berdasarkan Kemenkes RI, salah satu caranya adalah dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus, yaitu:

1. Menguras

Menguras merupakan kegiatan membersihkan/menguras tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya.

Dinding bak maupun penampungan air juga harus digosok untuk membersihkan dan membuang telur nyamuk yang menempel erat pada dinding tersebut.

Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan ini harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama 6 bulan.

2. Menutup

Menutup merupakan kegiatan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum.

Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk.

3. Mendaur ulang

Memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang), kita juga disarankan untuk memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Yang dimaksudkan plus-nya adalah bentuk upaya pencegahan tambahan seperti berikut:

  • Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
  • Menggunakan obat anti nyamuk;
  • Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi;
  • Gotong Royong membersihkan lingkungan;
  • Periksa tempat-tempat penampungan air;
  • Meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup;
  • Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras;
  • Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar;
  • Menanam tanaman pengusir nyamuk.
BACA JUGA   Ketahanan Ekonomi Indonesia Selama 2022 dan Jelang 2023

Wabah DBD biasanya akan mulai meningkat saat pertengahan musim hujan, hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk karena meningkatnya curah hujan.

Tidak heran jika hampir setiap tahunnya, wabah DBD digolongkan dalam kejadian luar biasa (KLB). Semoga bermanfaat. (Red)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Gencarkan Penurunan Stunting dan Gizi Buruk di Kota Serang

10 Juli 2024 - 16:35 WIB

Tujuh Manfaat Bangun Pagi untuk Kesehatan

3 Juni 2024 - 08:22 WIB

Berikut Berbagai Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2024 

20 Maret 2024 - 14:45 WIB

Tujuh Manfaat Puasa Ramadhan untuk Kesehatan 

11 Maret 2024 - 12:34 WIB

5 Makanan Berkhasiat Menurunkan Asam Lambung

11 Maret 2024 - 00:07 WIB

Masuk Endemi Covid-19, BPJS Kesehatan Jamin untuk Peserta JKN

12 September 2023 - 09:40 WIB

Trending di Kesehatan