Festival Budaya Desa Ala PHuKaS di Kabupaten Lebak

0
Suasana Festival Budaya yang digagas PHuKaS di Desa Sindangratu, Kecamatan Panggarangan, Lebak. (Ist)

TIRTAYASA.ID – LEBAK. Merawat dan mempromosikan warisan leluhur, melalui festival budaya kini tengah trend. Seperti halnya dilakukan komunitas Penjaga Hutan Karuhun Sindangratu (PHuKaS), di Lapangan Cibagaok, Desa Sindangratu, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Sabtu (15/8).

Gelaran perdana festival budaya sehari itu, dibuka oleh Ketua DPRD Lebak, Dindin Nurohmat. Kegiatan menyajikan berbagai kegiatan, seperti penampilan debus, orasi kepemudaan, suguhan makanan tradisional, hasil pertanian, produk kreatif buah karya masyarakat setempat dan hiburan.

Penggagas PHuKaS, Wawan Wanian mengatakan, kegiatan festival budaya ini sebagai upaya melestarikan budaya dan lingkungan yang telah ada sejak lama di Sindangratu.

“Lewan event ini, kami ingin berusaha melestarikan, menyerasikan budaya dan lingkungan yang ada di Sindangratu agar terus hingga anak cucu,” ujarnya. 

Wawan menjelaskan, festival budaya baru pertama kali dilakukan dengan mengangkat khas lokal untuk mempromosikan keindahan alam yang ada di Sindangratu. 

“Rencananya ke depan menjadi acara tahunan. Kami juga ingin mempromosikan budaya ini lewat festival budaya,” katanya. 

Sementara itu, Ketua DPRD Lebak, Dindin Nurohmat mengatakan, festival ini tentunya sebagai upaya melestarikan budaya leluhur serta mendorong masyarakat dalam menciptakan inovasi dan kreatifitas dalam mengembangkan olahan pangan lokal yang berkualitas, panganan lokal yang dapat memberi nilai tambah perekonomian.

“Seperti kita ketahui olahan pangan yang berkualitas sangat berperan dalam mendukung terciptanya SMD unggul,” katanya. 

Kata Dindin, sebagai warga Lebak memang patut bangga karena Lebak dikaruniai beraneka ragam budaya, potensi wisata sebagai bagian dari kearifan lokal, demikian pula pangan lokal yang telah secara turun temurun dikonsumsi maupun dikembangkan dalam UMKM. 

“Terima kasih dan apresiasi saya kepada penyelenggara yakni komunitas pegiat lestari lingkungan, PHuKaS semoga hal-hal postif seperti ini dapat terus ditingkatkan dimasa mendatang dan semakin banyak lagi manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” katanya. (red)