Menu

Mode Gelap
Lantai Tiga Mapolda Banten Terbakar, Ini Kata Wakapolda  Presiden Prabowo Subianto Lantik Penasehat Khusus, Utusan Khusus dan Staf Khusus Presiden Presiden Prabowo Lantik Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto Lantik Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo Subaianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jabat Presiden dan Wakil Presiden RI

Daerah · 15 Jun 2022 20:20 WIB ·

Ribuan Santri dan Kyai Hadiri Haul Ke 75 Abuya Shidiq Banten


 Ribuan Santri dan Kyai Hadiri Haul Ke 75 Abuya Shidiq Banten Perbesar

TIRTAYASA.ID, SERANG – Ribuan orang dari berbagai daerah datang ke Maqbaroh Keramat Combong yang terberlokasi di Cangkudu Kecamatan Baros Kabupaten Serang, pada Selasa (14/6) malam.

Kehadiran Kyai dan Santri itu mengikuti haul pendiri Pondok Pesantren (Ponpes) Riyadhul Awamil Cangkudu-Baros Abuya Shidiq Bin Ma’lum yang ke-75.

Sejumlah Kyai dan Santri hadir beberapa daerah dari Banten, Jawa Barat dan Lampung. Diantaranya, K.H Bai Didi Baros Jaha, K.H Uyung K.H Ujang Cisantri Pandeglang, K.H Miftahul Ulum Kuningan, K.H Awaludin Pangkul Lampung.

Ketua Panitia Pelaksana A. Husnun mengatakan, Haul Ke 75 tahun Abuya Sidiq bin Ma’lum berjalan dengan lancar dan Khidmat serta menjadi ajang mengenang kiprah silaturahmi.

“Alhamdulillah, Haul Abuya Shidiq yang ke 75 tahun berjalan dengan lancar dan Sukses,” ujarnya.

“Meski sempat hujan lebat namun tidak menyurutkan para tamu undangan, keluarga, serta alumni Ponpes Riyadhul Awamil untuk Hadir berdo’a dan bersilaturahmi,” tambah Husnun.

Dirinya juga berharap kepada para para Keluarga, Alumni Ponpes Riyadhul Awamil Cangkudu-Baros untuk mendokan Abuya Shidiq Bin Mal’mun selalu dalam rahmat Allah SWT.

“Kita mendo’akan semoga Abuya selalu dalam rahmat Allah SWT semakin tinggi derajatnya dan kita ditinggalkan semoga semoga berkah, taufiq dan hidayah serta Allah SWT ridha kepada kita,” Katanya.

Diketahui, Pesantren Riyadlul Awamil Cangkudu didirikan oleh Abuya K.H. Muhammad Sidiq murid Syekh Nawawi Al Bantani pada tahun 1908 di Kampung Cangkudu, Desa Sukamanah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Ponpes tersebut didirikan seiring dengan kepergian kembali Syekh Nawawi Al-Bantani ke Mekkah.

Pada awal berdirinya Pesantren Cangkudu hanya memiliki sekitar 30 orang santri, berasal dari masyarakat sekitar pesantren untuk melakukan pengajian.

BACA JUGA   Gemuruh Safari Politik Anies Baswedan di Banten

Digelarnya pengajian Alquran semula khusus untuk anak-anak yang diadakan setiap bada Magrib, kecuali malam Jumat karena pada malam Jumat pengajian diadakan untuk umum, berlaku untuk orang dewasa dan anak-anak.

Pengajian yang semula hanya mengajarkan ilmu Alquran, kemudian secara bertahap ditambah dengan pelajaran agama yang lainnya, seperti ilmu fiqih, aqidah, dan menulis huruf Arab.

Hal ini dimaksudkan agar anak-anak tidak hanya pandai baca Alquran, tetapi mereka diharapkan mampu menguasai pengetahuan tentang ilmu agama.

Untuk menyelenggarakan pendidikan agama di pesantren pada saat itu, bukanlah suatu hal yang mudah.

Selain pengawasan ketat yang dilakukan oleh penjajah Belanda yang selalu mela-kukan politik adu dombanya, tingkat sosial politik dan ekonomi masyarakat juga kurang mendukung.

Belum lagi adanya benturan dengan kepercayaan masyarakat lokal yang masih jauh dari tradisi nilai-nilai keIslaman.

Selain itu Pesantren Cangkudu ini kerap kali dijadikan tempat persembunyian para pejuang yang dikejar oleh Kolonial Belanda. Kini Ponpes Riyadhul Awamil di lanjutkan oleh KH. Son Haji. (rls)

Artikel ini telah dibaca 116 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Budi Rustandi Ajak KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Kota Serang

22 April 2025 - 14:27 WIB

Astra Tol Tangerang-Merak Catat Penurunan Kecelakaan dan Kelancaran Lalu Lintas Selama Lebaran 2025

16 April 2025 - 19:27 WIB

Baju Lebaran di Banten Creative Festival Ramdhan Sale Diskon hingga 80 Persen

23 Maret 2025 - 13:40 WIB

Pemkot Serang Gandeng KNPI Wujudkan Satu Keluarga Satu Pengusaha

22 Maret 2025 - 20:52 WIB

Rano Alfath Lantik Fauzan Dardiri Jadi Ketua DPD KNPI Kota Serang

22 Maret 2025 - 18:47 WIB

Menkraf RI: Banten Creatif Fest Wujud Nyata The New Engine of Growth

17 Maret 2025 - 23:33 WIB

Trending di Ekonomi