Menu

Mode Gelap
Restu Prabowo untuk Andra-Dimyati di Pilgub Banten Ketua Harian DPP Gerindra Unggah Pasangan Andra-Dimyati untuk Pilgub Banten  KPU Tetapkan Tiga Paslon Capres dan Cawapres Pemilu 2024 Kemeriahan Puncak Dies Natalis UPG ke-3, Dihadiri Artis hingga Pejabat Daerah  Politikus Gerindra Desmond J Mahesa Meninggal Dunia

Citizen Journalism · 23 Agu 2020 02:31 WIB ·

Menyebar Virus Positif Lewat Dongeng


 Menyebar Virus Positif Lewat Dongeng Perbesar

Workshop Mendongeng di TKIT DAI Meriah

TIRTAYASA.ID-SERANG. TKIT DAI (Darul Ibtida) bekerja sama dengan Kampung Dongeng Serang sukses menggelar Workshop Mendongeng dan Membuat Video Dongeng untuk Pembelajaran, Sabtu (22/8) di Aula TKIT DAI Lingkungan Wakaf, Tembong, Kota Serang. 

Kegiatan yang diikuti oleh guru, mahasiswa, pelajar dan ibu-ibu ini menghadirkan narasumber Kak Nurhayati selaku Ketua Kampung Dongeng Serang.

Pengelola TKIT DAI Bunda Aas Asnawiah mengatakan, dirinya merasa bahagia karena pelaksanaan workshop ini betjalan dengan lancar di tengah pandemi corona. 

“Semua peserta menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan. Peserta antusias sekali mengikuti acara ini,” kata Bunda Aas melalui rilis kepada awak media. 

Suasana Workshop Mendongeng di TKID DAI, Sabtu (22/8). Ist

Bunda Aas menjelaskan, peserta bukan hanya dari Kita Serang saja tetapi ada dari luar Kota Serang. Pihaknya berharap peserta bisa memanfaatkan ilmu ini utk kepentingan mengajar di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. 

Ia mengatakan, keberadaan TKIT DAI diharapkan bukan hanya menjadi lembaga pendidikan formal namun bisa digunakan sebagai sarana pendidikan non formal dan kegiatan lainnya yang positif, seperti seminar, pelatihan, workshop maupun diskusi lainnya.

“TKIT DAI ini baru berdiri tahun ini. Namun kami berkomitmen melakukan peningkatan SDM baik warga TKIT DAI maupun masyarakat lainnya,” katanya. 

Sementara Kak Nurhayati mengatakan, materi yang diajarkan mulai dari tips mendongeng, membuat video dongeng hingga memublikasikannya melalui media sosial. Sehingga workshop ini dilakukan dari padi sampai sore. 

“Kami ingin menyebarkan virus positif mendongeng. Dengan mendongeng anak-anak akan dapat menerima berbagai informasi. Mereka diajarkan bercerita atau berkisah yang baik yang kemudian dibuat video,” kata Kak Nur.

Pengelola TKIT DAI, Bunda Aas Asnawiah, Pendongeng Kak Nurhayati menyempatkan foto bersama usai kegiatan. (Ist)

Dia menjelaskan, mendongeng itu menyenangkan karena penuh dengan gagasan dan kreatifitas. Ini cocok bagi guru, calon guru maupun warga biasa ketika akan menyampaikan pesan melalui mendongeng. 

BACA JUGA   RUU Cipta Kerja Bermanfaat untuk Dunia Pendidikan

“Kalau dengan dongeng seolah tidak menggurui. Jadi bercerita saja apa adanya yang penting pesan tersampaikan. Jangan lupa pendongeng harus jaga etika,” papar Kak Nur. 

Ditambahkan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan kedepannya. Saat ini masyarakat mulai senang dan suka dengan dongeng. Ini kegiatan positif yang harus dikembangkan. (rls).

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Festival Hari Buku Nasional 2024 Untirta Digelar Selama Lima Hari 

7 Maret 2024 - 10:46 WIB

Peran Aktif Indonesia dalam Penyelesaian Perang Israel-Palestina

18 November 2023 - 11:34 WIB

Komnas Perlindungan Anak Banten Dorong Setiap Sekolah Bentuk TPPK

8 November 2023 - 11:12 WIB

Muhidin Kembali Jadi Ketua RW 012 Perumahan BMS

29 Oktober 2023 - 15:57 WIB

Mencegah Radikalisme dan Intoleransi Jelang Pemilu 2024

9 September 2023 - 16:51 WIB

Presiden Jokowi: ASEAN Harus Bekerja Sama Untuk Perdamaian dan Kemakmuran

5 September 2023 - 20:45 WIB

Trending di News