BIN Banten Berikan Vaksin Dosis Kedua untuk Warga Pulau Panjang

0
Suasana vaksinasi yang dilakukan BIN Banten

TIRTAYASA.ID, SERANG – Badan Intelejen Negera (BIN) Banten kembali mendatangi Pulau Panjang, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, Rabu (1/12). BIN melakukan vaksinasi dosis kedua kepada warga.

Tak hanya pemberian vaksin kedua saja, BIN Banten juga melayani warga yang belum pernah divaksin. Dalam kegiatan vaksinasi tersebut Nakes dan BIN menulusuri kampung-kampung pesisir yang ada diwilayah Pulau Panjang dengan target sasaran 1500 dosis mengunakan vaksin sinovac.

Brigjen TNI Cahyono Cahaya Angkasa selaku Kabinda Provinsi Banten mengatakan, pihaknya akan terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi di wilayah Provinsi Banten karena sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo, BIN dilibatkan untuk mengejar capaian vaksinasi 75 persen demi terwujudnya ‘herd immunity’.

“Kegiatan vaksinasi di pulau Panjang merupakan vaksinasi lanjutan, akan tetapi bagi warga masyarakat yang belum di vaksin untuk ikut divaksin, sedangkan khusus masyarakat rentan/lansia dilakukan vaksinasi oleh tenaga kesehatan secara door to door ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam melayani masyarakat rentan yang kesulitan untuk mendapat vaksin di tengah pandemi COVID-19 saat ini, dan jangan lupa tegakan prokes dalam segala kegiatan,” katanya.

Kepala Desa Pulo Panjang Ratu Bilkis menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih banyak untuk BIN yang sudah mau datang ke Pulau Panjang dan membantu masyarakat untuk mendapat vaksin. “Alhamdulillah kami masyarakat dari Pulau Panjang bisa mendapat pelayananan yang bagus untuk vaksin,” katanya.

Pelajar peserta vaksin, Sidiq juga mengapresiasi BIN yang membantu warga masyarakat pulau, karena warga sulit menjangkau pulau utama untuk divaksin.

“Terima kasih kepada BIN yang telah menyelenggarakan vaksinasi untuk warga dan pelajar di Pulau Panjang, diharapkan ke depannya pemerintah semakin memperhatikan warga masyarakat terutama pelajar yang ada pulau Panjang kecamatan Pulau Ampel Kab Serang,” kata siswa Madrasah Aliyah/MA Ibnu Abas Pulau Panjang itu. (rls)